Edisi kedua 27 Oktober 2009
Umar Bin Khattab R.A.
Bismillahirrahmanirrahim
Umar bin Khattab r.a. adalah khilafah ke-2 dalam Islam dan termasuk salah satu dari empat khulafaurasyidin, lahir di kota Mekkah pada tahun 581 M , pada awalnya merupakan salah satu penantang Islam yang paling keras dan seorang Quraisy yang taat, bahkan menurut riwayat saking taatnya umar terhadap ajaran Quraisy Beliau pernah mengubur anak perempuannya hidup-hidup.
Pada pemilihan Umar bin Khattab r.a. menjadi Khilafah berbeda dengan penentuan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a., karena Umar bin Khattab r.a. langsung dipilih oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. pada saat beliau sakit keras dan akan meninggal. Berbeda dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. yang berperwakan tenang dan lemah lembut Umar bin Khattab r.a. merupakan salah satu Khalifah yang memiliki sifat keras dan tegas dalam memutuskan sesuatu serta berpendirian kuat, namun di samping itu semua Umar bin Khattab r.a. teap mengedapankan musyawarah dalam menyelesaikan atau memutuskan suatu perkara jika tidak ada landasan kuat dalam Al-Qur’an wa Al-Hadits, serta sangat bertanggung jawab dan sangat adil, bahkan menurut riwayat Umar bin Khattab r.a. pernah menghukum rajam anaknya sendiri hingga meninggal pada saat penghukuman karena anaknya telah berbuat zina.
Hal-hal yang telah berhasil dicapai Islam dibawah kepemimpinan Umar bi Khattab r.a. adalah:
- Menaklukkan Mesopotamia dan sebagian Persia yang dibawah Dinasti Sassanid
- Menaklukkan Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekuasaan Romawi
- Pembaruan sistim administratif dalam Islam
- Pengadaan sensus
- Perluasan Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah
- Pengkodikfikasian dalam hukum Islam
Umar bin Khattab r.a. wafat pada tahun 644 M/23 H ditusuk oleh Abu Lukluk pada saat Umar hendak mengimami sholat Shubuh, karena tubuhnya sudah mengalami penurunan setelah hal tersebut kemudian Umar membentuk panitia yang terdiri dari 6 orang yang akan menentukan penggantinya, lalu Umar meninggal dunia setelah sepuluh tahun menjadi Khilafah.
Selasa, 27 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar